Showing posts with label nabi. Show all posts
Showing posts with label nabi. Show all posts

Pesiar Keliling Bumi dan Langit

Quran Explorer - [Sura : 17, Verse : 1 - 1]

Muhammad bin Abdullah adalah salah satu dari sekian banyak lelaki dari suku Quraisy dan banyak manusia di dunia. Masih banyak lagi lelaki dan manusia lainnya yang lebih kuat, lebih pintar dan lebih kaya dari Muhammad itu sendiri. Bahkan ada sebagian dari mereka itu yang menjadi raja diraja yang tidak didapat Muhammad, anak dari seorang ayahanda bernama Abdullah dan seorang ibunda bernama Aminah. 

Jaga Hati Tetap Bersih

Masjid Nabawi penuh sesak. Kaum muslimin selalu memadati tiap kali panggilan shalat. Wanita-wanita beriman juga tak mau kalah ikutan berjamaah di belakang shaf laki-laki. Sehabis shalat, semua jemaah laki-laki dan wanita keluar masjid, mereka seakan-akan saling mendahului satu dengan lainnya. Laki-laki dan wanita membaur di dalamnya. Tak jarang saling bersenggolan. 

Kejadian itu mendapat perhatian dari Nabi Muhammad SAW. "Belakangan saja kalian," ujar Nabi kepada kaum wanita muslimah. "Tetaplah kalian berada di tepian jalan," ujar Nabi lagi. Apa yang disampaikan Nabi seketika menyebar ke seluruh kaum muslimin. Hari-hari selanjutnya keluarnya kaum muslimin dari masjid menjadi lebih tertib. Wanita membiarkan lelaki mendahului keluar dari masjid, barulah kemudian wanita mengikutinya. Mereka tidak lagi saling berebutan. 

Nabi tidak hanya melarang wanita muslimah bercampur ketika keluar dari masjid. Beliau juga menasehati kaum laki-laki beriman supaya menjaga hati terutama dari dorongan syahwat bawah perut. "Takutlah kalian memasuki tempat-tempat wanita," seru Nabi kepada kaum lelaki. 

Seorang lelaki menanggapi, "Wahai Rasullullah, apakah engkau ada melihat bahayanya seorang lelaki mendekati tempat-tempat wanita yang termasuk keluarganya seperti ipar, keponakan, saudara sepupu ?" 

"Bahayanya itu adalah kematian !" kata Nabi yang berarti benar-benar berbahaya karena dapat menjurus pada perzinahan. Nasehat Nabi kepada lelaki itu menunjukkan tidak ada kompromi dalam soal keharaman. Nabi bermaksud menutup semua jalan-jalan menuju perzinahan. Bisa jadi awalnya biasa-biasa saja. Bilamana terus berlanjut maka syetan yang terkutuk itu akan memasukkan bisikan yang lebih dahsyat dan akhirnya bisa berujung pada suatu perzinahan. 

Keistimewaan Hari Jumat

Ahmad bin Hanbal dan Al-Hakim mengemukakan sebuah hadits diperoleh dari Aus bin Aus Ath-Thaqafi ra yang menyebutkan bahwa dia mendengar sendiri Rasullullah SAW bersabda : "Barangsiapa yang membersihkan badan dan mandi pada hari Jum'at, setelah itu dia siap segera berangkat menghadiri shalat Jum'at, berjalan kaki, tidak berkendaraan, lalu mendekati imam (duduk di shaf terdepan) dan tidak membuat sia-sia serta mendengarkan khutbah baik-baik, maka setiap langkah yang ditempuh dalam perjalanan ke Masjid dia memperoleh ganjaran pahala satu tahun puasa dan sembahyang shalat Jum'atnya."

Hari Jum'at adalah hari dimana Rasullullah SAW melarang bercukur rambut sebelum shalat Jum'at. Hal itu dinyatakan mengikut satu hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, diperoleh dari Amr bin Syu'aib yang menerima dari ayahnya sendiri (Syu'aib). Dikatakan oleh Syu'aib bahwa dia menyaksikan sendiri Rasullullah SAW melarang bercukur rambut pada hari Jum'at sebelum shalat Jum'at. 

Hari Jum'at adalah hari dimana terlepas dari siksa kubur. Abu Ya'la mengemukakan sebuah hadits diperoleh dari Anas ra yang menyebut bahwa Rasullullah SAW bersabda : "Barangsiapa yang meninggal dunia pada hari Jum'at, dia terhindar dari siksa kubur." 

Hari Jum'at adalah hari dimana sedekah berlipat ganda. Ibnu Abi Syaibah di dalam "Al-Mushannaf" mengetengahkan sebuah hadits yang diperoleh dari Ka'ab yang menyebutkan bahwa Rasullullah SAW bersabda : "Pahala sedekah berlipat ganda pada hari Jum'at."

Hari Jum'at adalah hari dimana pahala kebajikan dan dosa kejahatan berlipat ganda. Ibnu Syaibah mengemukakan hadits yang diperoleh dari Ka'ab yang menyebutkan bahwa hasanah dan sayyiah yang diperbuat pada hari Jum'at pahala dan dosa masing-masing berlipat ganda.  

Hari Jum'at adalah hari penghapusan dosa. Ibnu Majah mengemukakan sebuah hadits diperoleh dari Abu Hurairah ra, yang menyebut bahwa Rasullullah SAW bersabda : "Dari hari Jum'at hingga Jum'at berikutnya adalah masa penghapusan dosa, manakala dia tidak berbuat dosa besar (kaba'ir)."

Mengikuti satu hadits lainnya lagi, yaitu yang diriwayatkan oleh Al-Hakim, diperoleh dari Sulaiman menyebutkan bahwa Rasullullah SAW pernah bertanya kepadanya : "Tahukah engkau apakah hari Jum'at itu ?" Dia menjawab, "Allah SWT dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui." Baginda setelah itu menjelaskan, "Hari itu adalah hari dimana Allah SWT mengumpulkan kedua orangtua kamu." 

Hari Jumat adalah hari dimana Rasullullah SAW menganjurkan umatnya supaya banyak-banyak bershalawat kepada Baginda : "Hendaklah kamu banyak-banyak bershalawat kepadaku pada hari Jum'at karena hari itu adalah hari yang disaksikan (Masyud) oleh Malaikat."

Hari Jum'at adalah hari penciptaan Adam as. Muslim mengemukakan sebuah hadits yang diperoleh dari Abu Hurairah ra, yang menyebutkan bahwa Rasullullah SAW bersabda : "Hari terbaik dimana matahari terbit adalah hari Jum'at. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu dia dimasukkan ke dalam Syurga dan pada hari itu pula dia dikeluarkan dari Syurga.

Hari Jum'at adalah hari berlimpahnya maghfirah. Anas ra mengemukakan sebuah hadits yang menyebutkan bahwa Rasullullah SAW bersabda : "Sesungguhnya bahwa Allah SWT tidak membiarkan seorang muslim pun yang tidak diampuni dosanya." 

Dan tentunya masih banyak lagi keistimewaan dan keberkahan dari hari Jum'at yang tidak bisa disebutkan disini selain itu hari Jum'at juga adalah hari rayanya umat muslim seperti layaknya hari raya idul fitri dan idul adha yang kita rayakan dengan penuh suka cita maka tidak ada salahnya kalau kita menyambut hari Jum'at juga dengan perasaan suka cita dengan menyegerakan ibadah shalat Jum'at di Masjid. 

Kisah Bonaparte

Napoleon Bonaparte dari Perancis. Dikenal dan terkenal dalam sejarah dunia. Turut mengubah wajah dunia pada zamannya. Bahkan kebijakannya pernah juga mempengaruhi pemerintahan di Indonesia semasa penjajahan Belanda dahulu.

Bonaparte bukan sembarang jenderal. Dia punya perhatian terhadap agama-agama di dunia dari Yahudi, Nasrani dan Islam. Penjelajahannya ke negri-negri Arab semakin memperkenalkannya kepada ajaran Islam. Berusaha memahami apa itu sebenarnya Islam. 

"Musa telah diutus kepada bangsanya untuk mengajak ke jalan Allah. Isa Almasih diutus ke dunia Romawi dan Muhammad diutus ke benua lama," katanya mengungkapkan tiga manusia besar dalam sejarah-sejarah agama di dunia. Tidak seorangpun dapat memungkirinya. Sebab ketiga orang besar itu telah mengilhami tiga agama besar di dunia yaitu Yahudi, Nasrani dan Islam.

Menurut Bonaparte, jazirah Arabia sesudah Isa Almasih menjadi penyembah berhala selama 6 abad sampai pada waktu datangnya Muhammad dengan seruannya supaya menyembah kepada Allah Swt. Apa yang diumumkan Muhammad itu telah meninggalkan kesan mendalam bagi Bonaparte. Hasil pengamatannya terhadap Muhammad dan Al-Quran selama ini menyimpulkan ada sesuatu yang lebih dari Al-Quran. 

"Saya berharap dalam waktu yang tidak lama lagi, saya dapat mempersatukan semua kaum cerdik, pandai dan terpelajar dari semua negara dan membentuk pemerintahan yang seragam berdasarkan prinsip-prinsip Al-Quran, karena hanya Al-Quran saja yang menunjukkan manusia ke jalan keselamatan," kata Bonaparte tanpa ragu-ragu. Begitu pengalaman Bonaparte dikutip dari buku "Bonaparte et I'Islam", Cherfils, Paris.  

Sakaratul Maut Nabi Akhir Zaman


Pada pagi itu, dari atas mimbar masjid, Rasullullah dengan suara terbata-bata menyapa kaum muslimin, "Wahai umatku, kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya. Maka taati dan bertakwalah kepada-Nya. Kuwariskan dua hal pada kalian, Al-Qur'an dan Assunnah. Barang siapa mencintai sunnahku, berarti mencintai aku dan kelak orang-orang yang mencintaiku, akan masuk surga bersama aku."

Warisan Nabi di Gurun Pasir

Quran Explorer - [Sura : 2, Verse : 213 - 213]

Inilah kisah yang ditulis oleh R.V.C Bodley, seorang penulis terkenal asal Amerika, penulis buku Wind in the Sahara, The Messenger, dan empat belas buku lainnya. Pada tahun 1918 dia tinggal di Afrika Barat Laut, hidup bersama orang-orang nomaden (orang yang hidupnya berpindah-pindah) yang telah memeluk Islam. Mereka selalu shalat, berpuasa dan berdzikir kepada Allah.